Kamis, 14 November 2019

Keseruan tradisi nyeput masyarakat lombok, jangan skip!!!


Assalamualaikum warahmatullahi wa
Haluwww guys, yeahh saya balik lagi ini untuk menceritakan pengalaman seru yang saya lakukan. Mau tau ceritanya kek gimana?? Penasaran kan wkwk. Yaudah deh langsung aja yaaaa 😌

Kali ini perjalanan yang saya lakukan bersama temen teman sangat menarik loh guys, saya dan teman teman melakukan suatu perjalanan dari Mataram menuju desa kuripan, alamatnya saya kurang tau, kami melakukan perjalanan kurang lebih satu jam an karna sempat nyasar juga, dan panas terik pada siang itu waow lumayan sangat panas yang membuat kami harus mampir sebentar di sebuah warung untuk membeli beberapa minumana segar dan sedikit buah tangan untuk bapak yang akan kita kunjungi rumahnya. 

Setelah itu kami melakukan lagi hingga saya dan teman teman akhirnya sampai di rumah mamiq yang kita tuju. 

Alhamdulillah saya dan teman teman di sambut baik oleh beliau, beliau merupakan mamiq Opi, Mamiq Opi merupakan seorang yang memegang naskah puspekerme, selain naskah puspekerme ada pula naskah yang beliau punya diantaranya naskah anak kidung, takepan puspekerme dan takepan banbari kurang lebih itu namanya, maaf kalok saya salah sebut hehe. Lalu beliau menceritakan tentang naskah puspekerme yang di turun temurun kan oleh kakeknya. Kenapa kok bisa naskah tersebut berhasil beliau miliki, sedangkan beliau memiliki saudara juga tapi kok bisa beliau yang dapat naskah tersebut karena guys beliau memang menekuni dan belajar bahasa Kawi dari dulu, ia menekuni sehingga yang hanya bisa baca hanya beliau di antara saudara saudaranya maka dari itu beliau pergi minta naskah tersebut langsung di berikan oleh orang tuanya, sehingga Samapi sekarang beliau pegang naskah tersebut, dan guys yang paling menarik disini naskah puspekerme itu memiliki usia kurang lebih 200 tahun dan sebagai pusaka waowwwwwwwwwwwwww  anda tercengang kan, saya juga wkwk.



Beliau menceritakan isi naskah puspekerme itu adalah kisah seorang bernama raja Sriprabu Nursuwa raja dari puspekerme begitu nama negerinya memiliki seorang anak laki laki berumur 4 tahun, beliau sangat sangat menyayangi anaknya sehingga raja tersebut ingin memberikan sesuatu yang bisa di mainkan oleh anaknya dan bisa di kenang. Hingga ia kepikiran mau di buatkan seekor ikan emas yang terbuat dari mas asli dan bisa hidup, lalu dicarikan tukang emas. Dan akhirnya bertemu dengan pembuat emas yang sangat terkenal dan ia menghadap raja, raja menceritakan keinginannya agar di buatkan ikan mas dari mas asli, jika tukang emas itu berhasil akan di berikan imbalan berupa 70 dirham keping emas. Lalu tukang emas itu menyanggupi hal tersebut, hanya dalam satu Minggu ternyata ia bisa menyelesaikan keinginan raja, namun tidak di ceritakan bagaimana ia bisa membuat ikan emas dari emas asli, lanjut cerita ikan emas yang di buat dari emas itu bisa hidup dan berenang, lalu ikan itu tersebut berikan kepada raja. Raja bertanya mengapa kau bisa hebat membuat ikan ini sampai bisa hidup dan berenang, ia menjawab ada yang lebih hebat dari saya raja, ia mampu membuat seekor burung merak dan bisa terbang lalu raja berkata cepat panggilkan saya orang yang bisa membuat merak tersebut dan ingin di buatkan merak seperti cerita si tukang emas tersebut, dicari lah orang tersebut, dan akhirnya orang itu membuatkan raja seekor merak yang matanya berwarna merah hidup bulu bulunya terbuat dari sesuatu yang sangat indah, dan merak itu memang dibuat sangat bagus untuk sang raja setelah itu di berikan lah merak itu kepada raja, raja memberikan imbalan dan berterima kasih. Setelah itu ikan mas dan merak itu tidak di berikan kepada anaknya karna dia berfikir jika aku memberikan hadiah seperti ini anakku tidak bisa merawatnya, akhirnya disimpan lah merak dan ikan tersebut di dalam sebuah peti, dan akan di berikan apabila sang anak beranjak dewasa. Kurang lebih begitu ceritanya.



Setelah bapak tersebut menceritakan isi naskah tersebut akhirnya kita melakukan tradisi yang namanya nyeput, beliau menyuruh istrinya mengambil air putih dan di taruh beberapa bunga kertas di dalamnya. Nyeput disini merupakan suatu tradisi yang sakral yang meniatkan hal hal baik pada diri kita, kegiatan ini biasa masyarakat Sasak melihat garis tangan seseorang. Beliau meminta saya membaca basmalah, berdoa yang baik baik, meniatkan diri dalam hati untuk bisa diperlancar dalam hal apapun, kuliah, hidup dan lainnya saya niatkan diri di dalam hati, lalu saya menutup mata, dan me nyeput satu dari naskah tersebut setelah itu beliau membacakan hasil nyeput saya, beliat membaca dan langsung saja artinya ya guys artinya itu adalah di saat dalam peperangan tidak ada yang mundur, maju terus ceritanya di undang tamu yaitu orang dua, jadi antara musuh negara yang satu dan musuh negara yang lain sama sama habis prajuritnya dalam peperangan itu, ada yang memakai tombak dan mereka saling tombak begitu juga yang pakai pedang sama sama pakai pedang. Jadi bercampur ceritanya antara negara yang satu dengan negara yang lain disaat Medan perang. Ada juga yang saling kejar,Ada  juga prajurit jin tapi jin Islam melewati atas mereka perang dan nyuduk dan saling memanah. Terbang caranya saling pedang, ceritanya bala tentara abasah memakai panah dalam pertempuran tersebut tapi disaat abasah di serbu oleh bala jin, raja pute ada di angkasa dan diikuti oleh bala jin dan langsung turun, dan dia ceritanya yang menghancurkan prajurit prajurit setan iblis itu Raden terune, raje putre hanya memakai satu lidi aren untuk melawan jin jin setan tersebut dan tidak ada yang berani menyerang abasah itu. Jadi kesimpulannya beliau berkata saya di dalam pertempuran ini membantu membasmi orang yang menganut ajaran jin jin setan, dan saya yang manjadi dewa penolong. Dan bapak berkata semoga ilmu yang di dapatkan di perkuliahan dapat di manfaatkan di sekolah tempat saya menjagar dan dapat mengayomi banyak orang, ini yang saya lihat dari nyeput nya side beliau berkata begitu.


     Kurang lebih begitulah cerita pengalaman nyeput saya guys, lepas dari apapun itu kita ambil positifnya saja dan selalu semangat dalam menjalani apapun, apapun masalah yang mengahapi kita semua hajar aja lawan pantang mundur seperi hasil nyeput sayaa, hehehe selesai itu guys kami disuruh meneteskan air yang sudah di siapkan tadi dengan bunga di mata di lap supaya kata bapak tidak berair matanya.


            Hehehe guys seru kan pengalaman saya, saya berterima kasih banyak kepada mamiq Opi yang yang sudah berkenan untuk meluangkan waktunya untuk kami, terimakasih juga kepada istrinya yang repot repot membuatkan kami minuman. Terimakasih untuk pihak pihak yang sudah ikut terlibat, terimakasih kepada Allah SWT yang selalu melindungi dari awal perjalanan hingga sampai di kos dengan selamat, dan selalu melindungi hamba hambanya. Apabila ada kesalahan mohon maaf karena kesalahan dari saya sendiri dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT, terimakasih semuanya waalaikumsallam wrb.


Lupa guys ada oleh oleh dari bapaknya juga loh buat kenang kenangan

16 komentar:

  1. wow luar biasa cendramatanya,

    tp fotonya gk kebanyakan yah 😊

    BalasHapus
  2. Menarik bgt kak, sangat bermanfaat 👍

    BalasHapus
  3. Wooooowww mejing. Aku baru tau ternyata ada ramalan sasak pakai naskah. Its mejing sister very very mejing😂 
    Lanjutkaaaan

    BalasHapus
  4. Sangat menarik.. Ditunggu next artikelnya👍

    BalasHapus
  5. Sangat bermanfaat
    Terus semangat dalam menyebarkan kebudayaan-kebudayaan yang ada

    BalasHapus
  6. Selamat pagi, utk penulis trima kasih sy ucapkn krna telah mngangkt tema ini utk d perbincangkn k ranah public, mgkin sy adlh satu diantara sekian bnyak masyarakat asli suku sasak yg blm tau tntang kisah ini, tpi setelh anda mmprbincangkn tema ini, ini dpt mnambah wawasn sy mngenai ssuatu yg blm sy ketahui dri suku sy sndri. Namun, sebaiknya kisah ini anda ceritakn lbh mndetail lgi n lbh mndlm lgi agr dpt 'mengupas' sisi² lain dri suku sasak yg dkenal olh bnyak org. Ganbatte👍👏

    BalasHapus
  7. Keren semoga kedepan kami bisa tau adat adat di sasak makasih telah berbagi info😊

    BalasHapus
  8. Bagus bnagat dan sangat bermanfaat 👍👍

    BalasHapus